Yayasan Setara merupakan tindak lanjut dari program NTFP Indonesia dan Bolsa Nusantara yang telah lama diinisiasi oleh para pihak baik LSM (AMAN, Telapak, KpSHK, dan KEHATI), kelompok masyarakat, pihak swasta (PT. Martina Berto/Martha Tilaar Group) maupun pemerintah (Departemen Kehutanan, Departemen Perdagangan, dan Departemen Koperasi & UKM). Kedua program tersebut bertujuan agar bagaimana sumberdaya hayati yang melimpah di negara kita dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat tanpa melupakan aspek-aspek pelestariannya. Ia merupakan lembaga insiatif yang memfasilitasi perdagangan komunitas dengan cara yang adil dan berkelanjutan.
Setara bekerja untuk peningkatan kesejahterahan masyarakat sasaran, yaitu masyarakat adat/lokal, sebagai yang mengolah produknya secara lestari.
Selama beberapa tahun belakangan, ada banyak masyarakat dampingan dengan produk yang cukup bervariasi, diantaranya adalah: Damar di Lampung dan Sulawesi Selatan; Rotan di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah; Kerajinan Bambu dan Rotan di Jawa Barat, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur; Emping Melinjo di Banten, Lampung dan Bengkulu; Kopi di Lampung, Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi Selatan; Rumput Laut di Bali; Madu Hutan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tenggara; Karet di Kalimantan Selatan, Tanaman Obat di Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten; dan puluhan produk lainnya di seluruh Indonesia seperti: Atsiri (Nilam, Pala), Kayu Manis, Sintok, Perikanan, Jernang, Vanilli, Kapulaga, Kumis Kucing, Kain Tenun dan Anyaman, Pinang, Coklat, Kelapa dan turunannya, serta masih banyak lagi.
Dalam rangka memenuhi mandatnya Setara mengembangkan jaringan perdagangan di daerah-daerah yang disebut dengan Terminal Produk. Terminal-terminal ini berfungsi sebagai simpul informasi dan akses pasar bagi masyarakat yang letaknya tersebar secara geografis. Terminal juga mengembangan perdagangan lintas pulau (community trading). Sampai saat ini ada 16 terminal NTFP sudah beroperasi di 13 kota di Indonesia.
Tumbuhnya tatanan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan dengan partisipasi aktif dari seluruh Rakyat.
-
Mengembangkan ekonomi yang berbasis masyarakat dengan prinsip-prinsip perdagangan yang adil melalui fasilitasi perdagangan dan permodalan
-
Menumbuhkan suasana yang kondusif dalam mendukung berkembangnya ekonomi yang berbasis rakyat melalui pengembangan jaringan.
|